Siaga Bencana di Musim Hujan, Ini Instruksi Bupati Ngada | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Siaga Bencana di Musim Hujan, Ini Instruksi Bupati Ngada


Bupati Ngada, Paru Andreas, SH., MH. (FOTO: Saver Bhula/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Siaga Bencana di Musim Hujan, Ini Instruksi Bupati Ngada


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada menyiapkan sejumlah langkah antisipasi menjelang musim hujan dipenghujung tahun, dan adanya peringatan dini Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengenai ancaman fenomena alam La Nina.

Berdasarkan data perkiraan musim hujan dan potensi cuaca ekstrem, wilayah Kabupaten Ngada masuk dalam daerah rawan bencana banjir bandang, tanah longsor, gelombang tinggi, dan angin kencang.

Menghadapi fenomena alam ini, Bupati Ngada, Andreas Paru telah mengeluarkan instruksi kepada seluruh warga masyarakat Kabupaten Ngada untuk selalu memonitor peringatan dini BMKG. Bahkan Bupati meminta jajarannya memastikan peringatan dini tersebut tersosialisasikan dengan baik kepada masyarakat. Terutama pada wilayah rawan bencana melalui komunikasi berbasis masyarakat.

“Bupati Ngada meminta agar bersama semua elemen masyarakat menetapkan rambu-rambu daerah rawan bencana jalur evakuasi dan melakukan simulasi evakuasi,” demikian keterangan tertulis Humas Pemkab Ngada yang diterima TIMEX, Rabu (15/11).

Bupati Ngada juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan gerakan bersama pembersihan saluran air, penanaman vegetasi, pemangkasan dahan atau ranting pohon yang lapuk atau mudah patah dan gerakan tanam air untuk cadangan air pada musim kemarau. “Juga melakukan kegiatan kesiapsiagaan berupa konsolidasi relawan dan sosialisasi keluraga tangguh bencana,” kata Bupati Andreas dalam keterangan tertulisnya.

Bupati Andreas juga menginstruksikan agar mengaktifkan posko penanggulangan bencana dalam waktu 1x 24 jam untuk memastikan kondisi kesiapsiagaan di wilayah masing-masing serta memudahkan pelaporan serta manajemen data dan informasi dalam penanganan ancaman bencana alam.

Bupati Andreas mengimbau masyarakat yang mendiami wilayah rawan banjir dan tanah longsor untuk senantiasa waspada dan segera melakukan evakuasi mandiri jika terjadi curah hujan dengan intensitas tinggi lebih dari 1 jam dan jarak pandang kurang dari 30 meter.

“Apabila terjadi bencana di wilayah saudara-saudara agar segera melakukan pendataan dan melaporkan ke posko penanggulangan bencana pada Kantor BPBD Kabupaten Ngada di Bajawa baik melalui surat maupun melalui WA Grup para camat atau pada nomor telp (0384) 21129,” tutupnya. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top