Sidang Perubahan APBD Ngada 2021 Tuntas, Wabup Apresiasi DPRD | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Sidang Perubahan APBD Ngada 2021 Tuntas, Wabup Apresiasi DPRD


Wabup Ngada, Raymundus Bena memberi sambutan pada penutupan masa sidang pembahasan perubahan APBD 2021 belum lama ini. (FOTO: Saver Bhula/TIMEX)

POLITIK

Sidang Perubahan APBD Ngada 2021 Tuntas, Wabup Apresiasi DPRD


BAJAWA, TIMEXKUPANG.com-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ngada bersama DPRD setempat resmi menutup pelaksanaan sidang perubahan APBD Kabupaten Ngada tahun anggaran 2021.

Dalam sidang tersebut, Pemkab dan DPRD Ngada menyepakati anggaran perubahan untuk melakukan penyelarasan dan optimalisasi, agar anggaran dalam APBD dapat dimanfaatkan demi kesejahteraan rakyat.

Wakil Bupati (Wabup) Ngada, Raymundus Bena yang hadir dalam penutupan sidang di ruang paripurna DPRD Ngada, Kamis (7/10) mengatakan bahwa, pemerintah memiliki sejumlah pekerjaan besar untuk menuntaskan target utama pembangunan Kabupaten Ngada sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Ngada Tahun 2021-2026 yakni Tante Nela Paris dalam filosofi Tuka, Tuku dan Teka.

“Untuk mewujudkan mimpi besar kita membangun Ngada lima tahun ke depan demi terwujudnya masyarakat Ngada yang unggul, mandiri, dan berbudaya berbasis pertanian dan pariwisata yang berwawasan lingkungan, maka dituntut komitmen yang tinggi dan kesamaan pemahaman seluruh stakeholder pembangunan di Ngada,” ungkap Wabup Raymundus.

Wabup Raymundus mengatakan, APBD harus berkaitan erat dengan kebutuhan dan permasalahan di daerah. Perubahan APBD merupakan kesempatan untuk melakukan penyelarasan dan optimalisasi, agar anggaran dalam APBD dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kesejahteraan rakyat.

Pelaksanaan program-program strategis, kata Wabup Raymundus, berhadapan dengan input sumber daya yang terbatas terutama sumber daya finansial. Keterbatasan anggaran pembangunan ini harus dapat dimanfaatkan secara optimal, efisien, dan efektif sehingga target-target utama pembangunan Kabupaten Ngada dapat tercapai.

“Kita perlu membangun koordinasi, baik koordinasi lintas sektor maupun koordinasi lintas sumber dana, untuk mewujudkan cita-cita pembangunan di Kabupaten Ngada,” ungkapnya.

Wabup Raymundus menyatakan, dalam kerangka berpikir tersebut, pada masa sidang kali ini, telah membahas Perubahan APBD tahun anggaran 2021, yang dapat menjadi panduan bagi pemerintah untuk melaksanakan berbagai program pembangunan, sesuai tuntutan dan kebutuhan masyarakat daerah ini.

Walaupun demikian, lanjutnya, kebijakan anggaran tahun 2021 ini tentunya tidak dapat mengakomodir seluruh kebutuhan dan masalah pembangunan di daerah ini. Pasalnya, fokus saat ini adalah pada upaya penanganan wabah Covid-19 dan penanganan terhadap ketahanan ekonomi masyarakat Ngada, serta penanganan pada bencana-bencana yang terjadi saat ini. Baik itu bencana alam maupun bencana non alam.

Untuk diketahui, ringkasan APBD Perubahan Kabupaten Ngada tahun anggaran 2021, dari sisi pendapatan daerah sebelum perubahan sebesar Rp 858.105.539.973,00. Angka ini mengalami penambahan sebesar Rp 419.337.867,00 sehingga totalnya menjadi Rp 858.524.874.840,00.

Rinciannya, pendapatan asli daerah (PAD) dari Rp 55.201.351.668,00 bertambah sebesar Rp 1.967.246.182,00 sehingga menjadi Rp 57.168.597.850. Pendapatan transfer sebelum perubahan sebesar Rp 783.362.833.305,00 berkurang sebesar Rp 5.957.710.226,00- sehingga menjadi Rp 777.405.123.079,00, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebelum perubahan sebesar Rp 19.541.352.000,00 bertambah sebesar Rp 4.409.801.911 sehingga menjadi Rp 23.951.153.911,00.

Sementara itu, belanja daerah sebelum perubahan sebesar Rp 847.933.995.967,00 bertambah sebesar Rp 73.685.482.205,00 sehingga menjadi Rp 921.619.478.172,00.

Penerimaan pembiayaan daerah bertambah sebesar Rp 76.266.144.338,00, dan pengeluaran pembiayaan sebelum perubahan sebesar Rp 10.171.541.006,00 bertambah sebesar Rp 3.000.000.000,00 sehingga menjadi Rp 13.171.541.006,00. Sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenan nilainya Rp 0.

Wabup Raymundus dalam kesempatan itu memberi apresiasi dan menyampaikan terima kasih berlimpah atas dukungan, masukan, kritik, dan saran dari lembaga DPRD Ngada selama proses persidangan perubahan anggaran ini.

Menurutnya, saran dan koreksi yang disampaikan para anggota dewan yang terhormat, tidak saja karena tuntutan peraturan perundang-undangan yang berlaku, tetapi lebih didorong oleh motivasi yang luhur dan rasa tanggung jawab yang besar dalam mewujudkan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

“Oleh karena itu, saya patut menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada segenap anggota dewan yang terhormat, atas semua kesepakatan, pendapat konstruktif dan rekomendasi serta saran yang telah dihasilkan dalam masa sidang ini. Baik dalam rapat komisi, gabungan komisi, badan anggaran dan pendapat akhir yang disampaikan masing-masing fraksi, hingga persetujuan DPRD untuk menetapkan Peraturan Daerah Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Ngada tahun anggaran 2021,” pungkasnya. (*)

Penulis: Saver Bhula

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top