Tertunda karena Pilkada, 159 Desa di TTU Gelar Pilkades Serentak Tahun 2022 | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tertunda karena Pilkada, 159 Desa di TTU Gelar Pilkades Serentak Tahun 2022


Plt. Kepala Dinas PMD TTU, Kristoforus Aby. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PEMERINTAHAN

Tertunda karena Pilkada, 159 Desa di TTU Gelar Pilkades Serentak Tahun 2022


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung pada tahun 2021 akhirnya ditunda ke tahun 2022. Sesuai data, sebanyak 159 desa dari 183 desa di TTU akan menggelar Pilkades Serentak saat itu.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten TTU, Kristoforus Abi kepada TIMEX, Rabu (24/11) mengatakan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) TTU baru akan menggelar pesta demokrasi Pilkades di TTU tahun depan.

“Proses pemilihan Kepala Desa (Kades) bagi 159 desa tersebut sebenarnya sudah terlaksana sejak Maret 2021, namun karena bertepatan dengan agenda Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) dan pandemi Covid-19, akhirnya tertunda. Kalau tidak situasi Covid-19, Pilkades sudah diselenggarakan tahun ini, namun ditunda ke tahun 2022 mendatang,” ungkap pejabat yang akrab disapa Kristo itu.

Kristo menambahkan, pihaknya telah menyiapkan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) terkait pelaksanaan Pilkades dan telah diajukan untuk dibahas pada sidang III DPRD TTU tahun 2021.

Kristo menjelaskan, Ranperda yang telah diajukan apabila sudah ditetapkan, maka pihaknya selaku dinas teknis akan membuatkan Peraturan Bupati (Perbup) yang selanjutnya nanti disosialisasikan ke tingkat kecamatan dan desa untuk dipedomani.

Kristo merinci, Ranperda yang diajukan untuk pelaksanaan Pilkades serentak ini direncanakan baru akan digelar pada Desember 2023 mendatang, Namun bertepatan dengan Pemilihan Umum dan Pilkada serentak di seluruh Indonesia, sehingga dalam sidang III yang sementara berlangsung pihaknya meminta agar pelaksanaan Pilkades serentak ini digelar paling lambat pada Juni 2022.

Kristo berharap semua masyarakat di desa, terutama 159 desa yang akan menggelar Pilkades serentak, agar tetap tenang dan menunggu sampai Ranperdanya ditetapkan menjadi Perda.

“Saya berharap masyarakat tetap tenang dan menunggu sampai Perda tentang Pilkades ini disahkan baru mulai berproses di Desa. Bagi yang berkeinginan untuk maju sebagai calon kepala desa (Cakades), silakan melakukan konsolidasi, dengan catatan tetap santun dan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat,” pungkasnya. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PEMERINTAHAN

Populer

To Top