Pemkab Manggarai Bangun Jalan Masuk Pasar Inpres Ruteng dengan Konstruksi Beton | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Pemkab Manggarai Bangun Jalan Masuk Pasar Inpres Ruteng dengan Konstruksi Beton


STRUKTUR BETON. Jalan masuk Pasar Inpres Ruteng yang dibangun dengan struktur beton. Tampak pada titik tertentu ditutup terpal untuk melindungi dari hujan. (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Pemkab Manggarai Bangun Jalan Masuk Pasar Inpres Ruteng dengan Konstruksi Beton


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Manggarai memberi perhatian terhadap kondisi jalan rusak arah masuk ke Pasar Inpres Ruteng, Kecamatan Langke Rembong. Akses jalan masuk ke pasar itu dibangun dengan beton struktur.

Sebagaimana pantauan TIMEX, Rabu (25/11) petang, pekerjaaan jalan konstruksi beton itu hampir tuntas. Karena struktur betonnya belum kering, semua jenis kendaraan dilarang melintasi jalan itu. Jalan yang sebelumnya mirip kubangan kerbau, kini telah berubah menjadi mulus dengan coran beton.

“Kita bangun dengan struktur beton, biar kuat dan usianya bertahan lama. Apalagi di titik tertentu, sering terjadi genangan air. Baik air hujan, maupun air sisa yang dibuang oleh para pedagang pasar,” jelas Kepala Dinas (Kadis) PUPR Manggarai, Lamber Paput, kepada TIMEX di ruang kerjanya, Kamis (26/11).

Menurut Lamber Paput, pengerjaan struktur beton pada ruas jalan Pasar Inpres Ruteng, merupakan salah satu titik dari paket kegiatan rekonstruksi atau peningkatan kapasitas struktur jalan dalam Kota Ruteng, Kecamatan Langke Rembong. Program kegiatan itu, menyebar di 14 titik. Dimana pada titik lain, diintervensi dengan pekerjaan hotmix atau HRS.

Lamber menyebutkan, program peningkatan kapasitas struktur jalan dalam Kota Ruteng itu dibiayai dari Dana Alokasi Khusus (DAK) reguler tahun anggaran 2021. Nilai kontraknya mencapai Rp 12.165.367.500. Kontraktor pelaksana PT Menara Armada Pratama. Kini progres fisiknya telah mencapai 92 persen.

“Kontraknya berakhir pada bulan November 2021. Pekerjaan hampir tuntas, dengan progres fisiknya hampir masuk 100 persen. Untuk pekerjaan beton struktur di Pasar Inpres Ruteng, itu hampir selesai. Tinggal ada pekerjaan minor. Sementara realisasi keuangan, baru 74 persen,” jelasnya.

Lamber menambahkan, pengecoran beton struktur di Pasar Inpres Ruteng, dilakukan pada pagi hari hingga pukul 11.00 siang. Sementara di atas jam tersebut, para pekerja istrahat dan tidak bisa kerja, wilayah Kota Ruteng diguyur hujan.

Mengenai kualitas pekerjaan jalan beton itu, Lamber mengaku, kualitasnya baik karena dirinya selalu memantau langsung pekerjaan jalan tersebut.

Warga Kota Ruteng, Adrianus Budiono dan Yono Pringa, kepada TIMEX mengatakan, pilihan Pemkab Manggarai melalui Dinas PUPR mengintervensi jalan Pasar Inpres Ruteng dengan konstruksi beton sudah sangat tepat. Pasalnya, pada tahun sebelumnya jalan itu dibangun dengan hotmix, tapi usianya tidak bertahan lama.

“Kita lihat sebelumbna, jalan ini sering diperbaiki. Baik dengan lapen atau hotmix. Tapi usianya tidak lama, sudah rusak. Penyebab rusak itu bukan karena dikerjakan dengan kualitas tidak bagus, tapi karena di daerah Pasar Inpres itu, sering tergenang air. Juga karena struktur dasar jalan itu kurang bagus sehingga mungkin cocok dengan beton struktur,” kata Adrianus diamini Yono.

Adrianus pun berharap, dengan adanya bangunan beton struktur, kiranya para pedagang di Pasar Inpres Ruteng bisa menjaga kebersihan pada saluran drainase di sepanjang jalan tersebut. Biar saat hujan, saluran drainase bisa berfungsi.

“Yang paling penting, para pedagang tidak boleh lagi menjual barang dagangan di pinggir atau badan jalan, karena pasti mengganggu pengguna jalan. Pemerintah sudah bangun jalan yang bagus, tugas kita, khusus pedagang disana, jaga itu bangunan jalan dengan cara saluran drainase harus selalu bersih,” harap Adrianus. (Krf3)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top