Ikut Fit And Proper Test, Leo Lelo Siap Terima Putusan DPP Demokrat | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Ikut Fit And Proper Test, Leo Lelo Siap Terima Putusan DPP Demokrat


Calon Ketua DPD Partai Demokrat NTT, Leonadus Lelo didampinggi Ketua DPC yang juga tim penangannya ketika memberikan keterangan pers di Kupang, Selasa (7/12). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

POLITIK

Ikut Fit And Proper Test, Leo Lelo Siap Terima Putusan DPP Demokrat


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Provinsi NTT telah berlangsung di Aston Hotel Kupang, pada Jumat (15/10) lalu. Hasilnya terpilih dua calon Ketua DPD, yakni Jefri Riwu Kore (Jeriko) dan Leonadus Lelo (Leo Lelo).

Musda keempat DPD Partai Demokrat NTT itu menetapkan Leonadus meraih 10 suara (Sumba Barat Daya, Sumba Barat, Manggarai Barat, Manggarai, Ngada, Nagekeo, Ende, Sikka, Flores Timur, dan Lembata). Sementara, Jeriko mendapatkan 9 suara (Sabu Raijua, Rote Ndao, Kabupaten Kupang, Kota Kupang, Timor Tengah Selatan, Belu, Sumba Timur, Sumba Tengah, dan Alor).

Kini, kedua calon ketua hasil Musda itu wajib menjalani satu tahapan lagi, yakni uji kepatutan dan kelayakan (Fit and Proper Test) di DPP oleh Tim III, yaitu Ketua Umum DPP Demokrat, Sekjen, dan Ketua BPOKK. Kedua kader terbaik partai berlambang merci itu sudah menjalani uji kelayakan sesuai aturan partai 14 hari setelah musda. Namun hingga saat ini Tim III belum juga mengeluarkan putusan.

Meski demikian, banyak informasi dan ucapan sudah berseliweran di platform media sosial kepada salah satu calon. Untuk meredam informasi yang dinilai hoax tersebut calon Ketua DPD Demokrat NTT, Leo Lelo buka suara dan meminta semua pihak tetap mematuhi aturan partai dan menunggu hasil keputusan resmi dari DPP sehingga tidak membuat kegaduhan.

“Sesuai peraturan organisasi, ditegaskan bahwa keputusan dari calon DPD merupakan keputusan DPP. Dan pada tanggal 8 November kami sudah mengikuti fit and proper test namun hingga saat ini belum ada penetapan siapa yang menjadi ketua DPD,” ungkapnya ketika mengelar konferensi pers di Kupang, Selasa (7/12).

“Untuk itu saya mengharapakan kepada semua pihak terutama anggota dan kader agar tetap bersabar. Apa pun yang diputuskan DPP kita harus mendukung karena kita satu rumah, yakni partai Demokrat,” tambah anggota DPRD NTT itu.

Leo Lelo menjelaskan bahwa kendala belum adanya putusan tersebut bukan karena adanya lobi dan unsur lain, namun karena kegiatan partai sangat banyak dan harus terbagi konsentrasi DPP. Selain itu, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sedang sakit dan bemenjalani perawatan intensif di Amerika yang didampingi Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Menurutnya, sebagai kader, apapun putusan yang diputuskan Tim III DPP untuk menduduki jabatan Ketua DPD Partai Demokrat NTT, dirinya siap menerima dan menghormati putusan tersebut.

“Tarik ulur keputusan tersebut tidak ada indikasi apa-apa namun ini semua karena ada keseibukan dan berhalangannya Ketua Umum. Kondisi yang sama juga di alami oleh DPD Provinsi Aceh. Maka kami berharap semua pihak bersabar,” katanya.

Wakik Ketua Komisi III itu mengaku, apabila dalam putusan DPP memberikan kepercayaan kepadanya maka yang ingin dilakukan adalah mengembalikan kejayaan partai Demokrat NTT seperti periode sebelumnya.

“Sesuai visi misi saya, saya akan mengembalikan perolehan perolehan kursi di tahun 2024 karena sejarah mencatat bahwa pada periode sebelumnya partai Demokrat sudah menjadi pimpinan DPRD NTT, menambah kursi di DPR RI dan memenangkan Partai Demokrat pada Pilpres 2024 mendatang. Tentu ini semua diwujudkan melalui strategi yang ada, terutama dengan membangun Sekertariat DPD Partai Demokrat,” bebernya.

Selain itu, ia juga tetap mendukung Jefri Riwu Kore dalam menentukan langkah politiknya karena sebagai kader partai harus mendukung dan meningkatkan solidaritasnya.

“Siapa pun yang menang, harus didukung karena partai ini tidak bersifat organisasi yang mengurus pribadi namun mengurus semua orang. Jika mau organisasi ini besar harus saling mendukung,” sebutnya.

Untuk diketahui perolehan kursi DPRD tingkat Kabupaten/Kota sebanyak 56 kursi. Memperoleh kursi ketua hanya satu kabupaten yakni Kabupaten Belu dan Kabupaten yang tidak mendapat kursi di DPRD hanya kabupaten Sikka. “Jika terpilih, saya menargetkan untuk menggenjot perolehan kursi di DPRD NTT mencapai 8 kursi,” tegasnya. (mg29/gat)

Komentar

Berita lainnya POLITIK

Populer

To Top