Tersangka Pencurian Sapi Bertambah, Polisi Amankan Roberth Atok | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tersangka Pencurian Sapi Bertambah, Polisi Amankan Roberth Atok


Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Fernando Oktober. (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Tersangka Pencurian Sapi Bertambah, Polisi Amankan Roberth Atok


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Tim Penyidik Satreskrim Polres TTU terus melakukan pengembangan terhadap kasus pencurian sapi yang terjadi di Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah. Dari hasil Pengembangan, Tim Penyidik Satreskrim Polres TTU berhasil mengamankan tersangka baru yang diduga memiliki peranan penting dalam peristiwa tersebut.

Sesuai data yang berhasil dihimpun TIMEX, Tim Penyidik Satreskrim Polres TTU menetapkan Roberth Atok, Warga Desa Leloai, Kabupaten Belu sebagai tersangka. Alhasil, Tim Penyidik Satreskrim Polres TTU kini sudah menetapkan sebanyak dua orang tersangka dalam kasus pencurian sapi di Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah.

Kasat Reskrim Polres TTU, Iptu Fernando Oktober kepada TIMEX, Rabu (8/12) mengatakan, tersangka baru yang ditetapkan Tim Penyidik Satreskrim Polres TTU tersebut juga memiliki peranan penting dalam kasus tersebut. Tersangka baru ini juga turut membantu tersangka Antonius Batista untuk menggasak sapi milik Fransiskus Fouk, Warga Desa Oekopa.

Iptu Fernando menambahkan, kedua tersangka yang ditetapkan tersebut kini diamankan di tahanan sel Mapolres TTU. Tim Penyidik juga telah melimpahkan berkas perkara kasus ini kepada Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) TTU untuk ditindaklanjuti secara hukum.

Dari dua tersangka itu, kata Fernando, saat ini Tim Penyidik Satreskrim Polres TTU masih melakukan penelusuran dan pengembangan terhadap para pihak yang memiliki keterlibatan dan membantu kedua tersangka dalam kasus pencurian sapi itu.

“Penyidik masih terus dalami kasus ini karena ada pihak yang terlibat namun belum tersentuh hukum. Kita akan terus kejar untuk diamankan dan dimintai pertanggungjawaban secara hukum,” pungkasnya.

Sebelumnya, Antonius Batista, 29, warga Sukabitetek, Kecamatan Raimanuk, Kabupaten Belu babak belur dihajar massa di Desa Tualene, Kecamatan Biboki Utara, TTU, lantaran diduga kuat melakukan pencurian sapi di wilayah setempat, Senin (11/10) dini hari.

Sesuai data yang berhasil dihimpun TIMEX, Antonius Batista diamankan oleh warga Desa Tualene, Kecamatan Biboki Utara karena di duga melakukan pencurian sapi sebanyak 20 ekor lebih bersama rekan-rekannya di wilayah Desa Oekopa.

Sapi yang berhasil digasak Antonius bersama rekannya itu merupakan milik Fransiskus Fouk, warga Desa Oekopa, Kecamatan Biboki Tanpah. Aksi pencurian sapi tersebut kemudian diketahui oleh warga setempat sehingga mereka melakukan pengejaran yang kemudian mengamankan pelaku di Desa Tualene, Kecamatan Biboki Utara.

Usai diamankan, terduga pelaku sempat di aniaya oleh beberapa warga yg tidak terima dengan aksi dari Pelaku yang selama ini sangat meresahkan masyarakat setempat hingga pelaku babak belur.

Informasi terkait penangkapan terhadap pelaku pencurian sapi pun sampai ke pihak kepolisian di Polsek Biboki Utara sehingga tim dari Polsek Biboki Utara langsung mendatangi TKP dan mengamankan pelaku. Aparat polisian juga mengevakuasi pelaku ke Puskesmas Oenopu untuk mendapatkan penanganan kesehatan dan dilakukan visum at repertum. (mg26)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top