Staf BPN Belu Polisikan Pimpinan Gegara Kasus Penganiayaan | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Staf BPN Belu Polisikan Pimpinan Gegara Kasus Penganiayaan


Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sujud Alif Yulamlam, SIK. (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

PERISTIWA/CRIME

Staf BPN Belu Polisikan Pimpinan Gegara Kasus Penganiayaan


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Belu, Jose M. Fernando diadukan ke Polres Belu lantaran diduga menganiaya Norton Dedi Robinson Hitu, salah satu staf lembaga itu.

Dugaan penganiayaan terjadi gegara salam paham atau miskomunikasi saat terlapor dan pelapor bersama saksi dan rekan kerjanya sedang mencari fisik surat ukur tanah yang hilang. Kejadian penganiayaan pada Rabu (8/12) sekira pukul 17.00 Wita di kantor BPN Belu.

Kapolres Belu, AKBP Josep Krisbiyanto, SIK saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Belu, AKP Sujud Alif Yulamlam, SIK Kamis (9/12) membenarkan adanya laporan staf BPN terkait dugaan penganiayaan.

“Ya benar sudah ada laporan Polisi. Kita sedang dalami laporan dugaan penganiayaan ini,” tandas Mantan Kasat Reskrim TTU ini.

AKP Sujud menjelaskan, terlapornya Jose Fernando sedangkan pelapor yang juga korban adalah Norton Dedi Robinson Hitu.

Ia menjelaskan, kronologis kejadian berawal saat terlapor dan pelapor sedang mencari surat ukur tanah yang hilang. Dalam proses pencarian itu, ada komunikasi yang menyebabkan terlapor tersulut emosi sehingga melayangkan pukulan ke pelapor. “Korban mengalami luka dan bengkak pada tulang pipi sebelah kiri,” ujar AKP Sujud.

Sujud menjelaskan terhadap laporan kasus ini sudah dilakukan visum et repertum. Polisi akan memanggil sejumlah saksi yang hadir saat kejadian untuk dimintai keterangannya.

Dikatakan, Polisi menunggu hasil visum keluar dan mendengar keterangan saksi. Apakah kasusnya mau dilanjutkan atau dihentikan tergantung hasil pengembangan penyelidikan. “Ya kita dalami korban sudah divisum dan sementara menunggu hasil visum. Kita segera panggil saksi saksi nanti lihat saja apakah dilanjutkan ke pengadilan atau mediasi,” ujarnya. (mg33)

KOREKSI: Dalam berita ini sebelumnya tertulis Kepala BPN Kabupaten Belu, Goncalo Antonio. Seharusnya yang benar adalah Jose M. Fernando. Kami telah melakukan koreksi/perbaikan dalam berita ini, karena itu Redaksi menyampaikan permohonan maaf atas kelalaian dalam penulisan nama Kepala Kantor BPN Kabupaten Belu. Terima kasih.

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top