Bangkitkan Futsal di Belu Lewat Coaching Clinic dan Fun Futsal, Hadir Instruktur Pelatih Nasional | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bangkitkan Futsal di Belu Lewat Coaching Clinic dan Fun Futsal, Hadir Instruktur Pelatih Nasional


SAMBUTAN: Ketua AFP NTT Jimmi Sianto memberikan sambutan pembukaan Coaching Clinic dan Fun Futsal di GOR L. A. Bone, Atambua, Rabu (15/12). (FOTO: JOHNI SIKI/TIMEX)

SPORT

Bangkitkan Futsal di Belu Lewat Coaching Clinic dan Fun Futsal, Hadir Instruktur Pelatih Nasional


ATAMBUA, TIMEXKUPANG.com-Asosiasi Futsal Kabupaten (AFKab) Belu menggelar kegiatan Coaching Clinic dan Fun Futsal. Kegiatan pelatihan ini berlangsung selama dua hari, yakni sejak Rabu (15/12) hingga Kamis (16/12), bertempat di GOR L. A. Bone, Atambua.

Materi yang bakal diperoleh para peserta pada kegiatan tersebut, yakni Teknik Futsal, Goal Kiper, dan Law Of The Game. Peserta kegiatan sebanyak 24 orang, berasal dari klub futsal dan pelatih guru futsal di Belu.

Hadir saat pembukaan, Asisten II Setda Belu Gerardus MBulu, dan Ketua Askab PSSI Belu, Theodorus Manehitu Djuang serta Pengurus Asosiasi Futsal Kabupaten Belu.

Ketua AFP NTT, Jimmi WB Sianto dalam sambutannya mengatakan, kegiatan Coaching Clinic dan Fun Futsal sebagai kegiatan program Asosiasi Futsal Provinsi dan Kabupaten.

Kegiatan ini untuk mencetak para pelatih yang handal dan berprestasi serta untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas pelatih Asosiasi Futsal, khususnya di Kabupaten Belu.

Jimmi menjelaskan bahwa sasaran kegiatan untuk para guru futsal dan anak-anak pemain futsal. “Saya atas nama Asosiasi Futsal Provinsi mengapresiasi kawan-kawan AFKab Belu yang sudah membangun komunikasi baik dengan Askab PSSI, KONI dan juga Pemerintah Kabupaten Belu sehingga bisa di-support, dan hari ini bisa dilaksanakan Coaching Clinic dan Fun Futsal di Belu,” ujar mantan anggota DPRD NTT dua periode ini.

Menurut Jimmi, kegiatan ini menjadi momentum gerakan kebangkitan Futsal di Kabupaten Belu. Karena itu, melalui coaching clinic akan didapat hal-hal baru dari kepelatihan yang belum didapat, terutama bagi para pelatih muda.

Dikatakan, pelatihan ini walau tidak diberikan sertifikat lisensi level 1 nasional. Tetapi patut berbangga peserta mendapat ilmu dan pengalaman baru sebab pelatih yang didatangkan instruktur pelatih level nasional.

“Saya bilang ini belum kursus lisensi tetapi ilmunya sudah didapat. Tadi dalam perjalanan saya bilang di coach, ini waktu sangat cukup jadi sampaikan semua selain materi level 1 nasional juga bagikan banyak ilmu,” tandasnya.

Jimmi optimistis ke depan memudahkan bila ada kursus ujian untuk mendapatkan sertifikat lisensi karena ilmunya sudah didapatkan saat ini.

“Saya harap manfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Apalagi ini ilmu gratis tanpa keluarkan uang pendaftaran,” ujarnya.

Ketua AFP NTT juga menuturkan kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mempersiapkan pelatih yang baik. Para guru olahraga di sekolah-sekolah terus didorong untuk menjadi pelatih futsal. Tujuannya sehingga bisa mengajarkan siswanya untuk bermain futsal.

“Olahraga futsal ini bapak kandungnya bola kaki. Jadi motivasi anak-anak untuk belajar dari lapangan kecil menuju lapangan besar. Nanti setelah itu baru pilih ada yang di futsal ada yang di bola kaki,” tandasnya.

Jimmi berharap dukungan dari DPRD Belu terkait alokasi anggaran di bidang olahraga raga. Mendukung fasilitas olahraga salah satunya futsal wajib ada di setiap sekolah.

Harus mendukung talenta dan bakat generasi muda untuk memajukan daerah di bidang olahraga. Buktinya saat ini ada atlet bola kaki dari Belu yang sudah gabung berlatih di Timnas U-20. Bahkan ada atlet dari Belu yang lolos Pra PON dan saat ini sudah gabung di Liga 3 Nasional.

Sementara itu, Asisten II Setda Belu Gerardus MBulu mengatakan kegiatan ini sangat baik untuk meningkatkan kapasitas pelatih. Ini pengalaman baru yang didapat dari instruktur yang berpengalaman di nasional.

“Ini kesempatan baik untuk menambah ilmu dan pengalaman. Kita harap bisa mengajak generasi muda untuk bergabung. Ikut mengembangkan potensinya,” tandas Mantan Kadis Pertanian dan Hortikultura Kabupaten Belu ini.

Menurut Gerardus, Pemkab Belu akan terus mendukung atlet muda baik dari futsal dan cabang olahraga lainnya. Kita punya harapan untuk berprestasi dan terlibat di berbagai tingkatan provinsi, nasional maupun internasional. (mg33)

Komentar

Berita lainnya SPORT

Populer

To Top