Dukung Kelancaran Pembangunan Gedung, Bank NTT Beri Kado Natal untuk 2 Gereja di Matim | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dukung Kelancaran Pembangunan Gedung, Bank NTT Beri Kado Natal untuk 2 Gereja di Matim


SUKACITA NATAL. Kepala Bank NTT Cabang Borong, Nurchalis Tahir dan pegawainya, pose bersama koordinator Kapela Roh Kudus, Daniel Arugarwan di kapela itu usai penyerahan bantuan semen, Kamis (16/12). (FOTO: FANSI RUNGGAT/ TIMEX)

BISNIS

Dukung Kelancaran Pembangunan Gedung, Bank NTT Beri Kado Natal untuk 2 Gereja di Matim


BORONG, TIMEXKUPANG.com-Dua gereja dalam wilayah Kota Borong, Kabupaten Manggarai Timur (Matim), mendapat kado Natal dari manajemen Bank NTT Cabang Borong, Kamis (16/12). Kado itu berupa bantuan 200 zak semen untuk mendukung pembangunan atau renovasi dua tempat ibadah tersebut.

Kedua gereja tersebut, yakn GMIT Ebenhaezer Borong di Kelurahan Rana Loba, dan Kapela Roh Kudus, Paroki St. Gregorius Borong, Kelurahan Kota Ndora. Untuk Kapela Roh Kudus, simbolis diserahkan Kepala Bank NTT Cabang Borong, Nurchalis Tahir, kepada Koordinator, Daniel Arugarwan dan didamping Ketua Panitia, Sipri Nena.

Sementara di Gereja GMIT Ebenhaezer, simbolis diserahkan oleh Wakil Kepala Bank NTT, Jhony M. T. Hungu, kepada Ketua Pembangunan, Kotan Djadi. Penyerahan bantuan untuk dua tempat ibadah tersebut disaksikan panitia pembangunan lainya. Hadir juga sejumlah pegawai Bank NTT  Cabang Borong.

“Sebagai bentuk kepedulian kepada umat beragama, kita dari Bank NTT berbagi suka cita Natal untuk kelancaran pembanguan atau renovasi dari dua gereja. Bantuan ini diharapkan dapat membantu kelancaran proses ibadah,” ujar Kepala Bank NTT Cabang Borong, Nurchalis kepada TIMEX usai penyerahan bantuan tersebut.

Nurchalis mengatakan, Bank NTT tidak hanya berorientasi bisnis, tapi juga punya kepedulian sosial. Sehingga untuk Gereja Ebenhaezer dan Kapela Roh Kudus, masing-masing mendapat bantuan sebanyak 100 zak material semen. Kata Nurchalis, bantuan itu tidak seberapa nilainya, namun Bank NTT sangat peduli dan mendukung kegiatan pembangunan dan renovasi dari dua tempat ibadah itu.

“Harapanya, semoga bantuan ini sedikit membantu dan bermanfat dalam proses pembangunan atau renovasi dari dua gereja yang sedang dilaksanakan. Kami juga mengimbau kepada semua umat atau jemaat, sekiranya bisa menyalurkan donasi atau kolekte, melalui canal pembayaran Bank NTT. Bisa transfer dari rumah melalui handphone,” kata Nurchlis.


Wakil Kepala Bank NTT Cabang Borong, Jhony M. T. Hungu dan Pegawai Bank NTT Cabang Borong, pose bersama Ketua Panitia Pembangunan gedung GMIT Ebenhaezer, Kotan Djadi dan pengurusnya di gereja itu, Kamis (16/12). (FOTO: FANSI RUNGGAT/TIMEX)

Koordinator Kapela Roh Kudus, Daniel kepada TIMEX menyamapikan syukur dan terima kasih atas bantuan spontanitas dari Bank NTT Cabang Borong. Bantuan itu sangat bermanfaat untuk kelancaran renovasi Kapela. Bantuan yang ada merupakan kado Natal untuk Kapela Roh Kudus, dan merupakan kali kedua, setelah tahun 2020, pihaknya mendapat bantuan berupa uang tunai.

“Bantuan ini untuk kelancaran renovasi kapela. Atas nama pengurus kapela, panitia, dan umat, saya menyampaikan terima kasi kepada Bank NTT Cabang Borong. Kami hanya balas dengan doa, semoga karya dan tugas Bank NTT tetap berjalan dengan baik dan terus jaya. Semoga pemimpin dan pegawai Bank NTT tetap selalu sehat,” kata Daniel.

Hal yang sama diungkapkan Ketua Pembangunan gedung GMIT Ebenhaezer, Kotan. Kepada TIMEX dia menyampaikan rasa syukur kepada Tuhan, karena atas berkat kemurahanya, Bank NTT Cabang Borong memberikan bantuan berupa 100 zak semen. Bantuan ini sangat membantu dan menolong pembangunan gedung GMIT Ebenhaezer tahap kelima.

Khususnya saat ini, masuk pada finising tiang. Sehingga pihaknya berharap, bantuan yang masuk dapat menunjang kesuksesan pembangunan di gereja tersebut. Pihaknya masih sangat membutuhkan uluran tangan dari donatur untuk tuntas pembangunan gedung GMIT Ebenhaezer.

Menurut Koten, pembangunan gereja protestan itu dimulai sejak 2013 lalu. “Progres pembangunan sudah 60 persen. Alokasi yang kami anggarkan, khusus sampai finishing sekira Rp 850 juta lagi. Tentu kami sangat butuh uluran tangan kasih dari donatur lainya. Kepada Bank NTT, kami menyampaikan terima kasih banyak. Kami tentu berdoa, semoga Bank NTT tetap jaya dan menjadi kebanggan masyarakat. Juga semua pegawai selalu sehat,” ujar Kotan. (*)

Penulis: Fansi Runggat

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top