Masuki Semester Genap, Guru SMKN 3 Kupang Susun Modul Pembelajaran | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Masuki Semester Genap, Guru SMKN 3 Kupang Susun Modul Pembelajaran


Kabid Kebudayaan Dinas P dan K NTT, Robby A. Ndun dan Kepala SMKN 3 Kupang, Jeni J. P. Bhasarie saat membuka kegiatan MGMP di di aula Lantai II Kantor SMKN 3 Kupang, Rabu (15/12). (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

PENDIDIKAN

Masuki Semester Genap, Guru SMKN 3 Kupang Susun Modul Pembelajaran


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 3 Kupang kembali mengelar Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) untuk menyusun soal hots berbasis literasi numerasi, evaluasi dan rencana pembelajaran serta pembelajaran berbasis IT di aula Lantai II Kantor SMKN 3 Kupang, Rabu (15/12).

Kegiatan tersebut dibuka langsung Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT, Linus Lusi yang diwakili Kepala Bidang Kebudayaan, Roby Ndun. Seluruh guru dilibatkan pada kegiatan MGMP itu.

Flora Touselak, Ketua Panitia yang juga Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum mengatakan, MGMP ini diikuti semua guru mata pelajaran, dan berlangsung selama tiga hari, terhitung tanggal 15-17 Desember 2021. Panitia, kata Flora, menghadirkan tiga pemateri diantaranya Pengawas, Komite Pembelajaran dan Kepala Sekolah.

“Alasan kami menyusun soal hots berbasis literasi numerasi agar mempersiapkan siswa sejak awal menghadapi pengujian pada assesmen nasional nanti. Guru-guru ketika menguasai ini secara baik maka akan menuntun anak-anak agar tidak kaget dan stimulus saat ada soal hots,” bebernya.

Flora mengatakan, terkait penyusunan ATP dan Modul Ajar, saat ini para guru sudah menguasainya tinggal mempersiapkan yang baru. “Kurikulum paradigma baru ini memang sama semua sistem penyusunannya tetapi namanya saja yang diganti,” katanya.

Persiapan untuk semester genap ini diharapkan agar persiapan yang dilakukan sejak awal ini juga bisa mempersiapkan materi berbasis online atau IT sehingga mengantisipasi adanya lonjakan kasus yang kemudian kembali menerapkan sekolah dari rumah. “Semoga terus normal dan belajar tatap muka namun guru harus harus mempersiapkan pembelajaran online,” harapnya.

Kepala SMK Negeri 3 Kupang, Jeni J. P. Bhasarie, menyebut sekolah tersebut sebagai SMK PK. Ia berharap para guru dapat menerapkan kurikulum paradigma baru di level kelas X.

BACA JUGA: Samakan Persepsi dengan Dudika, SMKN 3 Kupang Bertekad Hasilkan Lulusan Profesional

Dikatakan, pada semester ganjil sebelumnya sudah disiapkan materinya namun belum maksimal sehingga semester genap ini disusun secara baik agar menghasilkan out put yang lebih baik.

“Melalui kegiatan ini, para guru harus menghasilkan sistem pembelajaran yang baik berupa modul pembelajaran sehingga semua standar pembelajaran mengacu kepada modul itu,” katanya.

Ia menyebut, kegiatan ini sengaja dilakukan pada waktu lowong diakhir sementar agar pada saat masuk liburan langsung memulai kegiatan pembelajaran.

“Tidak ada alasan belum menyiapkan materi ketika masuk liburan nanti. Jadi tiga hari yang dijadwalkan ini harus menghasilkan modul pembelajaran yang baik. Saya yakni teman-teman memiliki kemampuan dan pengalaman yang luar biasa dalam menyajikan materinya,” katanya.

Sementara Kabid Kebudayaan, Robby A. Ndun mengapresiasi upaya yang dilakukan pihak sekolah karena ini merupakan upaya maju dalam mempersiapkan seluruh pembelajaran yang akan dilakukan pada semester mendatang.

Dikatakan, kegiatan serupa menjadi agenda rutin setiap tahun bagi semua sekolah dengan tujuan mempersiapkan semua pelajaran yang akan di berikan kepada siswa.

Menurutnya, perencanaan yang dilakukan sejak awal dan berkolaborasi seperti ini adalah langkah maju. Namun Robby berharap pihak sekolah bisa bekerjasama dengan dunia industri sehingga menyamakan program pembelajaran di sekolah. “Harus ada keterlibatan pihak industri agar ada link and match. Ini merupakan penguatan kapasitas guru,” katanya. (mg29)

Komentar

Berita lainnya PENDIDIKAN

Populer

To Top