Raih Penghargaan Kinerja TPAKD Terbaik, Bupati Flotim: Terima Kasih OJK dan Bank NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Raih Penghargaan Kinerja TPAKD Terbaik, Bupati Flotim: Terima Kasih OJK dan Bank NTT


BERPRESTASI. Ketua Dewan Komisioner OJK RI, Wimbo Santoso (tengah) bersama pejabat terkait pose bersama para kepala daerah peraih TPAKD Award 2021, di Ballroom Grand Hyatt Jakarta, Kamis (14/12) pagi. Tampak Bupati Flores Timur, Anton Gege Hadjon (ketiga kanan) memegang tropy sebagai bukti keberhasilan dalam literasi keuangan di wilayahnya. (FOTO: Stenly Boymau for TIMEX)

BISNIS

Raih Penghargaan Kinerja TPAKD Terbaik, Bupati Flotim: Terima Kasih OJK dan Bank NTT


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Kerja keras Tim Pengendali Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupten Flores Timur selama dua tahun terakhir, membawa kabupaten itu kini berdiri setara dengan kabupaten lain di Indonesia.

Tidak hanya itu, dalam Rapat Koordinasi dan Penyerahan TPAKD Award tahun 2021 yang diselenggarakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) RI, Kamis (16/12/2021) di Ballroom Grand Hyatt Jakarta, sebanyak 12 daerah dinobatkan menjadi daerah terbaik dalam berbagai kategori kinerja TPAKD.

Dari 12 daerah itu, limanya adalah provinsi, masing-masing DKI Jakarta, Sumatera Utara, Lampung, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Sedangkan tujuh daerah lainnya adalah, yakni Tebing Tinggi, Siak, Tegal, Gunung Kidul, Gianyar, Lombok Timur, dan Flores Timur.

Gubernur DKI Jakarta, Anis Baswedan, dan empat gubernur lainnya kemarin pagi ikut hadir di podium, menerima tropy dan piagam yang diserahkan Ketua Dewan Komisioner OJK RI, Wimbo Santoso disaksikan sejumlah pejabat dari Kemendagri, Kemenko Perekonomian RI dan lainnya.

Untuk diketahui, kinerja TPKD Kabupaten Flores Timur mendapatkan pengakuan dari OJK Pusat sebagai TPAKD dengan kategori kabupaten/kota terbaik dalam penyediaan akses keuangan di wilayah kepulauan.

Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon, dipanggil naik ke atas pentas untuk menerima tropy tersebut, diiringi tepukan tangan panjang dari hadirin yang memenuhi ballroom hotel yang terletak di jantung ibukota negara itu.

Bupati Anton dilirik oleh OJK Pusat karena kinerjanya menghadirkan peraturan bupati mengenai simpanan pelajar. Bupati Anton mewajibkan seluruh pelajar di Flores Timur memiliki tabungan. Kreativitas ini didukung penuh oleh Bank NTT, sebagai bank kebanggaan masyarakat NTT. Kini, ribuan anak sekolah baik TK, SD, SMP, SMA, dan sederajat di Flores Timur sudah memiliki buku tabungan.

Beberapa saat seusai menerima tropy, Bupati Anton kepada Humas Bank NTT mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang sudah mendukung hingga kini Flores Timur berada di pentas nasional, sejajar dengan provinsi lain dalam hal kinerja TPAKD terbaik.

(Kiri ke Kanan): Kepala OJK NTT, Robert Sianipar, Bupati Flores Timur Anton Gege Hadjon dan Pimpinan Cabang Bank NTT Larantuka, Ari Johanis, memegang tropy dan piagam penghargaan sebagai TPKD terbaik. (FOTO: Stenly Boymau for TIMEX)

“Hari ini TPAKD Flores Timur mendapat penghargaan dari OJK ini berkaitan dengan percepatan akses keuangan di wilayah kepulauan. Kesuksesan ini karena kita melakukan beberapa terobosan mengenai simpanan pelajar. Kita memperkenalkan mereka tentang keberadaan lembaga-lembaga keuangan. Dan di Flores Timur kini sudah 18 ribu pelajar yang mana satu pelajar memiliki satu rekening,” tegas Bupati Anton.

Dia berterimakasih atas dukungan semua piha, terutama Bank NTT selalu hadir menyupport setiap program di Flores Timur. Apalagi kini ada lagi skim kredit yang hadir untuk memotong mata rantai rentenir, dengan kredit Mikro Merdeka. Masyarakat bebas menhajukan kredit tanpa agunan, tanpa bunga dan bebas rentenir.

“Kita bekerjasama dengan Bank NTT dalam skim kredit Mikro Merdeka dan juga BPR. Kita mendorong akses keuangan bagi petani dengan adanya pembiayaan ekosistem pertanian. Tiga hal ini di Flores Timur kita gencar sehingga hari ini kita ada di Jakarta menerima award,” ungkapnya.

Bupati Anton juga menyampaikan terima kasihnya kepada OJK dan Bank NTT. “Terima kasih kepada OJK dan juga Bank NTT karena semua ini bisa tercapai hanya karena kerja sama dan kolaborasi kita semua. Khusus untuk Bank NTT, ada beberapa hal yang kita tanggapi langsung dengan aksi TPAKD. Bank NTT melakukan sosialisasi yang luar biasa kepada masyarakat sehingga kini belasan ribu anak sudah memiliki tabungan. Bank NTT juga telah melakukan sosialisasi pembiayaan ekosistem peranian yang mana masyarakat sangat antusias untuk itu,” tegas Bupati Anton.

“Ini tentunya menjadi salah satu motivsi bagi kita semua, bagi seluruh TPAKD di NTT. Khususnyaa di Flores Timur bahwa kita mampu berkarya di masa pandemi ini. Tentunya kami berharap ini tidak hanya berhenti pada seremoni semata dimana kita menerima award ini tetapi ini perlu diwujudnyatakan dalam karya-karya terbaik di masyarakat,” tegas Kepala OJK NTT, Robert Sianipar yang diwawancarai di sela-sela penyerahan TPAKD Award 2021.

Menurut Robert, OJK akan terus mendorong program-program pemberdayaan ekonomi di masyarakat. Kesuksesan Pemkab Flores Timur adalah sebuah perjuangan menarik manakala bupati menerbitkan Perbup untuk simpanan pelajar serta melakukan aneka terobosan dalam hal literasi keuangan.

“Program satu rekening satu pelajar ini tidak hanya untuk meningkatkan tingkat inklusi masyarakat melainkan yang lebih penting dari itu, adalah dalam upaya menumbuhkan budaya menabung sejak dini sehingga anak didik kita sudah mempunyi kebiasaan mengelola keuangannya. Kalau dibiasakan sejak kecil, dia akan bertumbuh dan punya kebiasaan baik itu,” ujar Robert.

Robert berharap agar upaya ekstra dilakukan sejumlah TPAKD di kabupaten/kota dan Provinsi NTT agar ke depan, terwujudnya inklusi keuangan di masyarakat. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top