Meneleo ‘Ina Huk’ Kukuhkan Lembaga Adat Suku Takatein | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Meneleo ‘Ina Huk’ Kukuhkan Lembaga Adat Suku Takatein


Badan pengurus LAST, foto bersama Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu serta unsur Forkopimda dan Maneleo Ina Huk, Leonard Haning usai acara pelantikan, Jumat (17/12). (FOTO: Yeri Pah for TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Meneleo ‘Ina Huk’ Kukuhkan Lembaga Adat Suku Takatein


BA’A, TIMEXKUPANG.com-Maneleo ‘Ina Huk’ Kabupaten Rote Ndao, Leonard Haning, mengukuhkan Lembaga Adat Suku Takatein (LAST), di Dalakumen, Desa Modosinal, Kecamatan Rote Barat Laut, Jumat (17/12).

Sebanyak 51 orang dikukuhkan sebagai badan pengurus organisasi adat tersebut di tingkat Kabupaten Rote Ndao. Dalam struktur organisasinya, Bupati Rote Ndao, Paulina Haning-Bullu, diposisikan sebagai Ketua Dewan Pembina Lembaga Adat. Sedangkan Leonard Haning dalam struktur LAST duduk sebagai pelindung.

Keputusan tersebut dibuat berdasarkan kesepakatan bersama para Maneleo/tua adat yang telah disepakati dan dituangkan dalam berita acara musyawarah pembentukan LAST, pada 3 Oktober 2021 lalu.

“Masa jabatan Lembaga Adat Suku Takatein (LAST) Kabupaten Rote Ndao, terhitung sejak tanggal pengukuhan dengan jangka waktu yang tidak ditentukan,” kata Efendi Muda, Ketua Bidang Hukum dan Adat, saat membacakan surat keputusan lembaga tersebut.

Sesaat sebelum melantik kepengurusan LAST, Leonard Haning berusaha menguatkan para pengurus yang tampak cemas sebab ketika hendak dilantik, saat itu mau turun hujan.

“Walau terlihat awan sedikit tergambar ada mau hujan, tapi jangan cemas. Air hujan turun membasahi bumi untuk kita bisa bercocok tanam,” kata Leonard Haning, disambut tepuk tangan para hadirin.

Leonard, kemudian menyampaikan kebanggaanya terhadap LAST karena terdata secara baik dari masa-masa. “Saya bangga, bahwa keluarga besar Takatein, terorganisir dengan baik,” kata Leonard.

Walau demikian, terhadap penuturan yang disampaikan tentang keturunan suku Takatein, Leonard, kemudian menyanggahnya. Dirinya kemudian menyarankan untuk diinventarisir dalam bentuk dokumen, sehingga bisa dijadikan bukti secara turun temurun.

“Sudah baik, dinarasikan dalam satu lembar yang tadi dibacakan. Tapi itu belum baik. Saya ulangi, itu belum baik. Kalau mau baik, saya akan kasitau jalannya,” kata Leonard.

Hal ini mendapat respon positif seluruh pengurus, yang secara bersamaan mengucapkan kata, “mau.” Dari respon tersebut, Maneleo koordinator LAST, dipersilakan sedikit maju ke depan dari posisi semula.

“Apakah sudah ada dalam pikiran saudara, mau hanya dinarasikan keluarga (maksudnya keturunan) besar Takatein yang menyebar luas, yang hari ini diucap tapi besok lupa. Ataukah, mau untuk kita bukukan sebagai buku perjalanan keluarga besar Takatein? Sekarang saya mau tanya, setelah generasi kita, apa yang kita tinggalkan kepada anak, cucu?” tanya Leonard.

“Apakah hanya cerita dari tua ke muda, muda ke anak-anak. Atau dengan sebuah buku,” lanjutnya bertanya, kemudian menyilakan Maneleo koordinator LAST, untuk menjawabnya.

“Kalau hanya harafiah atau kata-kata biasa, maka itu pasti dilupakan. Tetapi melalui sebuah buku atau program, dan programnya diikuti terus, maka pasti pelaksanaanya akan terwujud untuk pertumbuhan lembaga adat Takatein,” jawab Johni Frans Muda, Maneleo Koordinator LAST.

Leonard, kemudian menaggapi jawaban yang disampaikan atas pertanyaanya. Dimana, badan pengurus LAST, juga menginginkan untuk semua keturunannya didokumentasikan dalam bentuk sebuah buku.

“Paling tidak, buku yang kita cetak sesuai dengan jumlah keluarga yang ada di Rote. Untuk Rumah Tangga (RT) Takatein semua,” kata Leornard, dengan meminta dukungan bupati terhadap kerinduan LAST memiliki buku.

“Kami keluarga Takatein, mohon dukungan kasih dari Mama Bupati, untuk terbitkan sebuah buku terhadap keluarga besar Takatein ini, sehingga bisa sampai pada anak cucu,” pintanya.

“Pesan saya kepada seluruh anak leo (suku), tolong hargai Maneleo yang sudah dikukuhkan. Jika ada persoalan, selesaikan dengan baik-baik,” tegasnya. (mg32)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top