Dapat Bintang Jasa Utama dari Presiden, Jenazah FLR Pantas Dimakamkan di TMP Dharmaloka | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Dapat Bintang Jasa Utama dari Presiden, Jenazah FLR Pantas Dimakamkan di TMP Dharmaloka


Wagub NTT, Josef Nai Soi saat menyampaikan sambutannya di rumah duka, Jalan Thamrin, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Minggu (19/12) malam. (FOTO: INTHO HERISON TIHU/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Dapat Bintang Jasa Utama dari Presiden, Jenazah FLR Pantas Dimakamkan di TMP Dharmaloka


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Gubernur NTT periode 2008-2018, Drs. Frans Lebu Raya (FLR) meninggal dunia di RSUP Sanglah Bali, Minggu (19/12). Politikus senior PDI Perjuangan ini menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 13:30 Wita.

Sesuai rencana, jenazah FLR diberangkatkan dari Denpasar-Bali pada pukul 11:35 Wita, dan tiba di Bandara El Tari Kupang sekitar pukul 03:00 Wita. Persiapan penjemputan dan pemakaman tokoh PDIP itu sedang dipersiapkan oleh keluarga dan pemerintah daerah NTT.

Jika tidak aral melintang, sesuai agenda penjemputan, jenazah FLR setelah dijemput di Bandara El Tari Kupang, diarak ke kantor DPD PDIP NTT untuk upacara penghormatan terakhir oleh anggota dan pengurus PDIP NTT.

Selanjutnya diserahkan ke keluarga dan pemerintah untuk disemayamkan di rumahnya yang beralamat di Jalan Thamrin, Kelurahan Kayu Putih, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang.

Pemerintah Provinsi (Pemprov) NTT telah siap agar suami dari Adinda Lusia Lebu Raya itu dimakamkan di Taman Makam Pahlawan (TMP) Dharmaloka sebagai penghormatan atas jasa-jasa almarhum selama mengabdi di NTT.

Viktor Wado Watun, yang dikonfirmasi TIMEX, Minggu (19/12) menjelaskan bahwa semua rangkaian acara menjadi tanggung jawab dari Pemprov NTT. “Beliau merupakan tokoh nasional PDIP sehingga kami akan berikan penghormatan terakhir di Kantor PDIP,” kata Viktor.

Viktor mengatakan, untuk prosesi pemakaman, pemerintah sementara menyediakan dua skema yakni jenazah Frans Lebu Raya dimakamkan di TMP Dharmaloka atau dimakamkan di kampung halaman dengan dibiayai Pemprov NTT. Namun hingga kini keluarga belum menentukan tempat pemakamannya.

“Almarhum adalah tokoh nasional maka Pemerintah Provinsi NTT memiliki tugas untuk memakamkannya di tempat makam pahlawan. Namun semua kembali ke keluarga. Jika mau dibawa ke kampung halamannya maka pemerintah tetap menyiapkan semua pembiayaan hingga pemakaman,” sebutnya.

Wakil Gubernur NTT, Josef Nai Soi meyakini arwah dari mantan Gubernur NTT itu dipastikan masuk surga karena semasa hidupnya selalu menolong dan membantu masyarakat NTT.

Dikatakan, sikap pemerintah dengan tegas bahwa Frans Lebu Raya adalah pahlawan nasional dan pahlawan NTT karena mendapat bintang jasa utama dari presiden pada tahun 2015. Sehingga secara ungang-undang harus dimakamkan di TMP Dharmaloka.

“Keluarga besar izinkan kami memberikan sikap dari Pemprov NTT dengan tidak mengabaikan sikap dari keluarga namun Bapak Frans pantas dan layak jenazah harus dikuburkan di Taman Makam Pahlawan Dharmaloka. Tapi ini semua kembali ke keluarga. Keputusan terakhir ada di keluarga,” ucapnya saat melayat ke rumah duka di Jln. Thamrin, Minggu (19/12) malam.

Secara pribadi, Josef mengaku memiliki kesan dengan almarhum, dimana FLR selalu menujukan sikap tenang dan lembut. Hal ini menjadi contoh kepada generasi muda penerus bangsa untuk meniru apa yang sudah ia tanamkan.

“Atas nama masyarakat NTT, saya menyampaikan turut berduka yang mendalam atas meninggalnya Bapak Frans Lebu Raya,” ucapnya.

Pantauan Timor Express di rumah duka, keluarga besar menggelar ibadah bersama. Keluarga, kenalan nampak mulai berdatangan untuk menyampaikan turut berduka. (mg29/ito)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top