Tukarkan Uang Tak Layak Edar di Paris Ruteng, Bank NTT Serap Rp 80 Juta | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Tukarkan Uang Tak Layak Edar di Paris Ruteng, Bank NTT Serap Rp 80 Juta


PEMERIKSAAN KESEHATAN. Kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis bagi pedagang di Paris Ruteng yang dilakukan Bank NTT Cabang Ruteng bersama Puskesmas Kota Ruteng. (FOTO: Bank NTT for Timex)

BISNIS

Tukarkan Uang Tak Layak Edar di Paris Ruteng, Bank NTT Serap Rp 80 Juta


RUTENG, TIMEXKUPANG.com-Berbagi suka cita natal, Bank NTT Cabang Ruteng, Kabupaten Manggarai, melaksanakan sejumlah kegiatan, Sabtu (18/12). Salah satunya, melakukan penukaran uang lusuh/rusak atau tidak layak edar dengan pedagang di Pasar Inpres (Paris) Ruteng.

“Kita pilih di pasar, tentu kita mau edukasi pedang untuk edarkan atau transaksi uang yang layak edar. Kita juga turun memudahkan masyarakat supaya tidak perlu jauh-jauh menukarkan uangnya,” ujar Kepala Bank NTT Cabang Ruteng, Romi Radjalangu, kepada TIMEX saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (20/12) petang.

Menurut Romi, kegiatan penukaran uang tidak layak itu, kerja sama dengan Bank Indonesia (BI) sebagai pusat penukaran uang layak edar. Dimana layak edar itu, merupakan uang asli dengan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh BI. Sebaliknya, uang tidak layak edar itu, tidak memenuhi standar kualitas yang ditetapkan oleh BI.

“Hasilnya, sebesar Rp 80 juta uang rusak atau tidak layak edar, yang ditukar dari masyarakat atau pedagang di Paris Ruteng. Uang sebesar itu diserap dalam waktu tiga jam. Saat itu, kami juga mengedukasi masyarakat. Supaya kedepan lakukan transaksi secara non tunai, dengan memanfaatkan prodak Bank NTT, yakni Qris. Selain aman, cepat dan mudah, tidak ada kontak fisik,” ujar Romi.

Selain itu lanjut Dia, terbuka peluang bagi pedang kecil yang sudah terdftar dalam prodak Qris, tentu akan lebih mempermudah untuk mendapat atau mengakses kredit mikro dalam meningkatkan usaha yang digelutinya. Selain itu, para nasabah juga disarankan untuk bisa membuka aplikasi B’Pung Mobile. Tujuanya, memudahkan segala bentuk jenis transaksi dengan menggunakan Handphone.

“Dalam produk Bank NTT, ada aplikasi B’Pung Mobile. Salah satu kemudahanya, bisa ajukan kredit. Proses pengajuanya cepat. Jadi ada banyak kemudahan. Kita minta masyarakat, untuk jangan takut meminjam uang di Bank NTT yang tujuanya berdampak pada peningkatan usahanya. Khususnya usaha dari pedagang kecil,” kata Romi.

Dikatakan, jumlah pedagang di Paris Ruteng yang telah mempunyai Qris sebanyak 60 orang. Sementara ada sebanyak 40 orang pedagang yang membuka rekening baru di tengah kegiatan penukaran uang tidak layak. Mereka itu di luar pedagang yang sudah menjadi anggota Qris Bank NTT.

Romi menambahkan, selain kegiatan penukaran uang tidak layak edar, Bank NTT Cabang Ruteng bekerja sama denga Puskesmas Kota Ruteng menggelar pemeriksaan kesehatan secara gratis bagi pedagang di Paris Ruteng. Pihaknya bekerja sama dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Manggarai, melakukan donor darah di halaman kantor Bank NTT Cabang Ruteng.

“Semua rangkaian kegiatan yang ada, kita lakukan dalam rangka Bank NTT berbagi suka cita natal. Masyarakat begitu antuasias dari semua rangkaian kegiatan ini. Kami juga selalu menghimbau masyarakat, untuk selalu disiplin dengan protokol kesehata. Walaupun kita semua sudah divaksin,” pungkas Romi. (*)

Penulis: Fansi Runggat

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top