Kejari TTU Buat Program Jaksa Masuk Gereja, Gelar Lomba CCA di Stasi Oenali | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kejari TTU Buat Program Jaksa Masuk Gereja, Gelar Lomba CCA di Stasi Oenali


TAMAN POHON. Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila melakukan penanaman pohon Pucuk Merah di Depan Gereja Stasi Oenali, Senin (20/12). (FOTO: PETRUS USBOKO/TIMEX)

KABAR FLOBAMORATA

Kejari TTU Buat Program Jaksa Masuk Gereja, Gelar Lomba CCA di Stasi Oenali


KEFAMENANU, TIMEXKUPANG.com-Kepala Kejaksaan Negeri Timor Tengah Utara (Kajari TTU), Roberth Jimmy Lambila membuka kegiatan lomba baca Alkitab Indah dan Cerdas Cermat Alkitab (CCA) di Gereja Stasi Oenali, Desa Taunbaen, Kecamatan Biboki Utara, Senin (20/12).

Kegiatan keagamaan tersebut merupakan salah satu program dari Kejari TTU, yakni program Jaksa Masuk Gereja. Program ini merupakan salah satu program perdana Kejari TTU di era kepemimpinan Roberth Lambila.

“Kejaksaan terus berinovasi dalam memberikan penerangan hukum kepada masyarakat di wilayah Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU). Kita punya program Jaksa Masuk Gereja sehingga kita melakukan penerangan hukum melalui kegiatan-kegiatan kerohanian seperti Baca Alkitab Indah dan CCA,” ungkap Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila kepada TIMEX, Senin (20/12).

Menurut Roberth, kegiatan lomba Baca Alkitab Indah dan CCA tersebut diselenggarakan dalam rangka menyambut Kelahiran Tuhan Yesus yang dikenal dengan momentum Hari Natal bagi Umat Kristiani.

Selain itu, lanjut Roberth, kegiatan tersebut bertujuan memotivasi kaum milenial khususnya anak-anak untuk selalu membaca Alkitab dan menjadikan Alkitab sebagai sahabat sejati dalam kehidupan sehari-hari.

“Dengan kegiatan ini diharapkan anak-anak kita terpacu dan termotivasi untuk selalu membaca kitab suci yang diyakini sebagai buku suci orang kristiani,” ujarnya.

Roberth meyakini, salah satu aspek penegakan dan penertiban hukum harus dimulai dari hal-hal yang bersifat rohani. Membaca Alkitab merupakan salah satu upaya untuk menanamkan nilai-nilai rohani yang dapat menjadi dasar dan pedoman dalam hidup bermasyarakat dan bernegara.

“Orang kalau sudah patuh dengan agama, maka hukum tidak diperlukan lagi. Dipastikan hidup akan aman dan tertib. Salah satu aspek penegakan dan penertiban hukum harus dimulai dari hal-hal yang bersifat rohani. Dalam Alkitab terkandung ajaran-ajaran cinta kasih, larangan, dan petunjuk tentang hidup tertib,” jelasnya.

Sementara, Pastor Stasi Oenali, Romo Dalsi Saunoah menyampaikan terima kasih kepada Kejari TTU yang senantiasa memberikan dukungan moril kepada umat kristiani melalui kegiatan lomba baca Alkitab Indah dan CCA.

Romo Dalsi mengatakan, kegiatan tersebut memiliki makna yang positif dimana semua umat diingatkan kembali untuk selalu membaca Alkitab dalam setiap kesempatan dan menjadikan Alkitab sebagai sahabat sejati dimana saja berada.

“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila yang senantiasa memberikan dukungan dalam pembangunan iman setiap umat kristiani,” katanya.

Selain membuka dengan resmi kegiatan lomba baca Alkitab Indah dan CCA, Kajari TTU, Roberth Jimmy Lambila juga melakukan penanaman simbolis pohon pucuk merah di halaman depan Gereja Stasi Oenali.

Penamaan simbolis tersebut dimaknai sebagai bentuk dukungan moril kepada Umat Kristiani di Stasi Oenali dalam upaya meningkatkan pertumbuhan iman kristiani setiap umat. (mg26)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top