Lantik 230 Siswa Bintara jadi Anggota Polri, Ini Pesan Kapolda NTT | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Lantik 230 Siswa Bintara jadi Anggota Polri, Ini Pesan Kapolda NTT


Kapolda NTT Irjen Pol Lotharia Latif usai memimpin upacara penutupan dan pelantikan Bintara Polri T.A 2021 di SPN Kupang, Rabu, (22/12). (FOTO: tribaratanewsntt.com))

KABAR FLOBAMORATA

Lantik 230 Siswa Bintara jadi Anggota Polri, Ini Pesan Kapolda NTT


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Sebanyak 230 siswa Bintara Polri yang selama ini menjalani pendidikan di Sekolah Kepolisian Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Timur (NTT), resmi dilantik menjadi anggota Polri pada upacara penutupan dan pelantikan Bintara Polri T.A 2021 di SPN Kupang, Rabu (22/12).

Acara itu dipimpin langsung oleh Kapolda NTT, Irjen Pol. Lotharia Latif. Tampak hadir mendampingi Kapolda, Wakapolda NTT, Brigjen Pol Ama Kliment Dwikorjanto, Irwasda Polda NTT Kombes Pol. Zulkifli, dan Kepala SPN Polda NTT, Kombes Pol. Nanang Putu Wardianto.

Hadir pula pejabat utama Polda NTT, Ketua Bhayangkari Daerah NTT, Ny. Evi Lotharia Latif, dan Wakil Ketua Bhayangkari Daerah NTT Ny. Youke Kliment Dwikorjanto, para orang tua Bintara Remaja Pembentukan Bintara Polri serta personel SPN Kupang.

Upacara ini ditandai dengan pernyataan penutupan pendidikan oleh Kapolda NTT selaku Inspektur Upacara. Selanjutnya Penanggalan Tanda Siswa, Pemasangan Tanda Pangkat Efektif, Penyerahan Ijazah dan Pemberian Penghargaan kepada tiga orang siswa terbaik pada bidang akademik, mental, dan jasmani. Sebelumnya dibacakan keputusan Kapolri tentang pengangkatan dan penggajian Bintara Polri lulusan diktukba Polri T.A 2021.

Pengambilan sumpah kepada Bintara Lulusan SPN Polda NTT ini didampingi rohaniawan, pengucapan sumpah dipandu Kapolda NTT. Setelah pengambilan sumpah dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan.

Kapolda Irjen Lotharia Latif dalam amanatnya menegaskan, upacara tersebut menandai telah berakhirnya seluruh rangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan pembentukan Bintara Polri TA 2021 di SPN Polda.

Dikatakan secara nasional telah bertambah Bintara Polri sebanyak 15.526 personel. Terdiri atas 14.772 polisi laki-laki dan 754 polisi wanita. Sedangkan Polda NTT terdapat 230 bintara yang disiapkan guna meningkatkan kinerja organisasi Polri yang semakin optimal,” ungkap jenderal polisi dua bintang yang akan mengemban amanah baru sebagai Kapolda Maluku.

Irjen Lotharia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para bintara remaja Polri yang telah berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan pembentukan selama lima bulan dengan baik.

“Hari ini saudara secara resmi dilantik menjadi anggota Polri dengan menyandang pangkat Brigadir Polisi Dua. Dan hari ini telah melekat pada diri saudara tugas, kewajiban, dan tanggung jawab sebagai Bhayangkara Negara yang bertugas untuk memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat, serta menegakkan hukum yang adil, guna memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujarnya.

“Amanah ini yang harus saudara selalu ingat, junjung tinggi, dan laksanakan dengan sepenuh hati, penuh kebanggaan, kehormatan, dan ingin selalu berbuat yang terbaik. Setelah ini, saudara sekalian akan ditempatkan diseluruh penjuru Indonesia dan akan menjadi garda terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat. Bulatkan tekad dan semangat serta motivasi diri tanpa henti untuk senantiasa memberikan dharma bakti terbaik kepada institusi Polri, masyarakat, bangsa, dan negara,” tambahnya.

Ucapan selamat juga disampaikan kepada para orangtua atas keberhasilan putra dan putrinya menjadi Bintara Remaja Polri yang baru saja dilantik. “Keberhasilan saudara merupakan perjuangan yang panjang, doa orang tua dan ridho Tuhan yang maha kuasa. Oleh karena itu jangan sia-siakan semua usaha, perjuangan dan cita-cita yang ingin saudara raih,” ucapnya.

Lanjutnya, pelantikan dan penutupan pendidikan ini bukan akhir dari perjalanan, akan tetapi awal dari pengabdian sebagai Bhayangkara muda. Para Bintara Remaja akan berhadapan dengan dinamika tugas yang penuh dengan tantangan. Oleh karena itu, harus mampu menempatkan diri dan beradaptasi dalam situasi apapun.

“Jangan mudah terbawa arus yang dapat menjerumuskan kalian. Jadikan hari yang bersejarah ini sebagai langkah awal menuju tugas pengabdian kepada masyarakat,” jelasnya.

Irjen Latif menyebutkan, kemajuan teknologi saat ini telah merubah lengkah kehidupan masyarakat menjadi lebih terbuka tanpa batas dan serba cepat. Globalisasi industri 4.0. Digitalisasi, dan memanfaatkan kemajuan IT (cyber crime) menuntut Polri untuk terus belajar guna meningkatkan kemampuannya yang unggul di era Police 4.0.

“Kita juga masih dihadapkan dengan pandemi covid-19 yang belum berakhir dan kehidupan new normal yang menuntut setiap orang menerapkan prokes secara ketat. Untuk itu jadilah pelopor dan teladan dalam meggelorakan protokol kesehatan dimanapun saudara berada,” pesannya.

Di era demokratisasi saat ini, Polri bukan hanya sekadar dituntut untuk mendaptakan kepercayaan saja dari rakyat (public trust). Akan tetapi lebih dari itu, tingkat kepercayaan rakyat harus tinggi kepada polisinya (public cunfidence). Kuncinya Polri harus mempersiapkan sumber daya manusia sebagai alat dan kekuatan utamanya yang unggul, kreatif dan inovatif. Petugas yang humanis dan menghormati hak asasi manusia, menghindari perbuatan tercela dan tindakan yang menyakiti hati rakyat.

Polri memerlukan personel yang berkualitas dan unggul guna mewujudkan Bhayangkara Negara yang Presisi Prediktif, memiliki Reponsibilitas dan mampu mewujudkan transparansi berkeadilan, sebagaimana arah dan kebijakannya dari pimpinan polri.

Pantauan TIMEX, nampak hadir Kabinda NTT Brigjen TNI Adrianus San, Perwakilan Danrem 161/WS, Perwakilan Danlantamal VII Kupang, perwakilan Danlanud El Tari Kupang, perwakilan dari Pemerintah Provinsi NTT dan perwakilan dari Kajati NTT. (mg29/gat)

Komentar

Berita lainnya KABAR FLOBAMORATA

Populer

To Top