Kembangkan Tana Mori di Mabar, ITDC Terima PMN Rp 470 Miliar | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Kembangkan Tana Mori di Mabar, ITDC Terima PMN Rp 470 Miliar


Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani Indrawati. (FOTO: Hendra Eka/Jawa Pos)

NASIONAL

Kembangkan Tana Mori di Mabar, ITDC Terima PMN Rp 470 Miliar


JAKARTA, TIMEXKUPANG.com-Perusahaan pengembang dan pengelola kawasan pariwisata di Indonesia, yaitu PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero) atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) menerima penambahan Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp470 miliar untuk mengembangkan Tana Mori di Labuan Bajo, Kabupatan Manggarai Barat (Mabar), Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, pemberian PMN yang berasal dari APBN 2021 kepada BUMN sebagai penguatan keuangan BUMN. “PMN merupakan tanggung jawab professional dari para Direksi dan pekerja BUMN sebagai tata kelola korporasi yang baik atau good corporate governance. Kementerian Keuangan sebagai an ultimate shareholder dan Kementerian BUMN sebagai proxy shareholder adalah sebagai guardian BUMN agar mampu men-deliver,” kata Sri Mulyani dalam keterangan yang diterima oleh JawaPos.com (Grup TIMEX), Senin (27/12).

Sementara, Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, penambahan tersebut akan semakin meningkatkan kapasitas dan kemampuan ITDC dalam pengembangan dan pembangunan kawasan pariwisata bertaraf internasional di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Seperti diketahui, pengembangan Tana Mori Labuan Bajo, NTT merupakan satu dari 5 Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) dan termasuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Hal ini dilakukan guna mendukung kesiapan Tana Mori sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan side event Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 tahun 2022, ASEAN Summit pada 2023 maupun event internasional lainnya.

Adapun beberapa manfaat PMN bagi Pemerintah yaitu mendukung pemulihan ekonomi sektor pariwisata pasca pandemi Covid-19, mendukung pengembangan kawasan pariwisata baru di Indonesia, meningkatkan pendapatan daerah dan devisa bagi negara, menumbuhkembangkan industri pendukung kepariwisataan serta menambah penyerapan dan peningkatan kualitas tenaga kerja.

Harapannya, PMN ini mampu meningkatan Produk Domestik Bruto per kapita wilayah Tana Mori, menambah potensi penyerapan tenaga kerja (perhotelan dalam kawasan) sebesar 2.327 orang. Selain itu, tersedia lapangan kerja tidak langsung sebanyak 75.045 lapangan kerja per tahun, dan meningkatkan usaha-usaha kreatif dan UMKM yang terkait dengan perkembangan usaha baik di dalam maupun di sekitar kawasan.

Abdulbar menjelaskan bahwa penambahan PMN ini akan digunakan untuk pembangunan infrastruktur dasar dan utilitas, fasilitas penunjang, serta aset produktif. Tujuannya adalah untuk membuka akses jalan dari luar kawasan Tana Mori menuju area pengembangan Tana Mori.

Selain itu juga akan digunakan untuk membangun fasilitas pendukung dan fasilitas meetings, incentives, conferences and exhibitions (MICE) bertaraf internasional. “Pengembangan Tana Mori akan dilakukan dengan konsep green tourism dan mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.

Dia menambahkan, perseroan akan terus melakukan berbagai upaya kreatif untuk memenuhi seluruh kebutuhan pendanaan tersebut. Pendanaan dimaksud yakni baik melalui Holding BUMN Pariwisata dan Pendukung, sinergi antar BUMN, maupun pendanaan ke Lembaga Pembiayaan dari dalam dan luar negeri.

Penugasan pengembangan Tana Mori ini selaras dengan visi perusahaan serta merupakan wujud komitmen ITDC dalam mendukung program pemerintah mengembangkan 5 DPSP, yaitu Danau Toba, Borobudur, Mandalika, Labuan Bajo, Likupang. Seperti diketahui, selain mengelola kawasan The Nusa Dua, Bali, saat ini ITDC tengah mengembangkan DPSP KEK Mandalika.

“Dengan pengalaman kami mengembangkan The Nusa Dua dan The Mandalika, kami optimistis kebutuhan pendanaan dapat tercapai dan Tana Mori akan siap menjadi tuan rumah lokasi side event KTT G20 tahun 2022, ASEAN Summit pada tahun 2023, serta berbagai event nasional dan internasional,” pungkasnya. (jpc/jpg)

Komentar

Berita lainnya NASIONAL

Populer

To Top