Bank NTT Punya Struktur Lengkap, Mantapkan Langkah Menuju Bank Devisa | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Bank NTT Punya Struktur Lengkap, Mantapkan Langkah Menuju Bank Devisa


JAJARAN DIREKSI BANK NTT. (Dari kiri) Direktur Direktur Pemasaran Kredit, Paulus Stefen Messakh, SE, Direktur Dana & Treasury, Yohanis Landu Praing, SE., MM, Direktur Utama, Harry Alexander Riwu Kaho, SH., MM, dan Direktur Teknologi Informasi & Operasional, Drs. Hilarius Minggu, MM. Jabatan Direktur Kepatuhan yang selama ini masih dijabat pelaksana tugas segera terisi pejabat definitif. (FOTO: Humas Bank NTT)

BISNIS

Bank NTT Punya Struktur Lengkap, Mantapkan Langkah Menuju Bank Devisa


OJK Setujui Christofel Adoe Jadi Direktur Kepatuhan

KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Setelah lowong tiga bulan, maka jabatan Direktur Kepatuhan PT. Bank Pembangunan Daerah Nusa Tenggara Timur (PT. BPD NTT) atau Bank NTT segera terisi. Kepastian informasi ini disampaikan Ketua Komite Remunerasi dan Nominasi (KRN), Dr. Frans Gana, di Kupang, Selasa (28/12).

“Calon Direktur Kepatuhan sudah selesai dilakukan fit and proper test oleh OJK, dan kita berharap sebelum akhir tahun sudah keluar hasilnya. Beliau memang bidangnya di Kepatuhan dan selama ini sebagai Kepala Divisi Kepatuhan. Pak Christofel Adoe. Sudah dilakukan berbagai tahapan dan sudah selesai,” ungkap Frans Gana.

Sosok yang juga Komisaris Independen Bank NTT itu mengharapkan agar ketika selesai tahapan ini maka sudah bisa dilantik. Dengan demikian maka struktur badan pengurus pada Bank NTT lengkap.

“Nah, ketika sudah lengkap maka bank ini bisa bergerak lebih maksimal mempertahankan predikatnya sebagai bank sehat dan memantapkan langkahnya menuju bank devisa,” harapnya.

Sementara itu informasi yang diperoleh media ini menyebutkan bahwa pada Rabu (29/12/2021) akan digelar Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa Tahun 2021 (RUPS-LB 2021).

Berdasarkan undangan yang diterbitkan, agenda tunggal RUPS LB 2021 ini antara lain Laporan Hasil Persetujuan Pihak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) atas Penilaian Kemampuan dan Kepatutan Calon Direktur Kepatuhan PT BPD NTT sesuai Surat Otoritas Jasa Keuangan Nomor SR-321/PB.12/2021 tanggal 20 Desember 2021 dan mengusulkan kepada para Pemegang Saham untuk menetapkan dan mengangkat Direktur Kepatuhan.

Ketua KRN, Dr. Frans Gana. (FOTO: Humas Bank NTT)

Untuk diketahui, setelah melewati proses pada KRN, Christofel S. M. Adoe, S.Sos yang selama ini menjabat sebagai Kepala Divisi Kepatuhan Bank NTT, dinyatakan lolos fit and proper test oleh OJK.

Sesuai rencana, Christofel Adoe akan dilantik pada Rabu (29/12) pukul 11.00 Wita di lantai dua ruang rapat Asisten Gubernur untuk menduduki jabatan sebagai Direktur Kepatuhan yang lowong sejak RUPS 18 Oktober 2021.

Sebelumnya posisi ini ditempati oleh Hilarius Minggu. Namun pada RUPS Oktober 2021 lalu diputuskan untuk menjabat sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Operasional merangkap Direktur Kepatuhan. Dengan dilantiknya Christofel M. Adoe, maka struktur badan pengurus pada BPD NTT lengkap, sehingga bank yang memiliki slogan ‘Melayani Lebih Sungguh’ ini akan lebih cepat mengejar predikat sebagai Bank Devisa.

Dalam Prudential Meeting Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank NTT yang berlangsung secara virtual pada 18 Agustus 2021, OJK memaparkan penilaian Risk Based Rating Bank (RBBR) Bank NTT untuk penilaian Semester I-2021, dan Bank NTT dinyatakan sebagai Bank Sehat.

Dalam program strategis Bank NTT di tahun 2023, target bank kebanggaan masyarakat NTT ini harus meraih predikat sebagai Bank Devisa. Salah satu persyaratan bank devisa adalah tingkat kesehatan bank minimal selama 18 bulan terakhir terjaga. Persyaratan tersebut mengisyaratkan agar Bank NTT tetap menjaga dan mempertahankan diri sebagai Bank Sehat.

Harus diakui bahwa untuk mempertahankannya akan lebih sulit. Namun atas dukungan para pemegang saham, dan seluruh masyarakat NTT maka manajemen sudah menyiapkan langkah-langkah strategis meningkatkan bisnis bank ke depan. Salah satu peluang tersebut adalah digitalisasi. Saat ini Bank NTT telah berhasil mendigitalisasi operasional dua jaringan kantor yakni Kantor Cabang Utama dan Kantor Cabang Khusus. (*/aln)

Komentar

Berita lainnya BISNIS

Populer

To Top