Penyidik Polda Limpahkan Berkas Perkara Pembunuhan Astri-Lael ke Jaksa | Timex Kupang
ikut bergabung
timexkupang

Penyidik Polda Limpahkan Berkas Perkara Pembunuhan Astri-Lael ke Jaksa


REKONSTRUKSI. Tersangka kasus dugaan pembunuhan, Randy Badijdeh saat melakukan rekonstruksi pada salah satu TKP sesuai BAP, Rabu (22/12). Penyidik telah merampungkan berkas kasus ini dan melimpahkan ke Kejati NTT. (FOTO: tribratanewsntt.com)

PERISTIWA/CRIME

Penyidik Polda Limpahkan Berkas Perkara Pembunuhan Astri-Lael ke Jaksa


KUPANG, TIMEXKUPANG.com-Penyidik Ditreskrimum Polda NTT bekerja keras melengkapi berkas perkara dugaan tindak pidana pembunuhan dengan tersangka Randy Badijdeh alias Randy alias RB. Berkas tersebut telah rampung dan sudah dilimpahkan ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) NTT.

Berkas tersebut akan diteliti dan akan dikembalikan kepada penyidik dengan petunjuk (P18) jika belum lengkap.

Kabid Humas Polda NTT, Kombes Pol Rishian Krisna Budhiaswanto kepada TIMEX, Selasa (28/12), membenarkan adanya pelimpahan berkas tersebut. “Siang tadi (Selasa, 28/12, Red) sudah dikirim tahap satu ke Kejaksaan oleh penyidik,” katanya.

Dikatakan, sebelum pelimpahan tersebut pihaknya mengelar perkara menetapakan pasal 340 KUHP Subsider pasal 338 KUHP dan sub undang-undang 35 tahun 2014. “Kita tinggal menunggu hasil pemeriksaan berkas jika ada kurang maka P18,” ungkapnya.

BACA JUGA: Polisi Gelar Pra-rekonstruksi Kasus Pembunuhan Astri dan Lael

Sebelumnya, penyidik telah melakukan rekonstruksi kasus yang menghebohkan masyarakat NTT itu di 10 TKP berbeda dengan memeragakan 21 adegan oleh tersangka Randy.

Kejadian yang terjadi di Hollywood, halaman parkir depan eks rumah jabatan Bupati Kupang pada empat bulan silam itu, pelaku mengaku spontan menghabisi kekasih gelapnya itu karena Astri membunuh Lael anak biologisnya.

Ia juga siap pertanggungjawaban perbuatannya dimata hukum, sementara kepada keluarga korban, tersangka menyampaikan permohonan maaf.

Hasil rekonstruksi menunjukkan kalau tersangka mencekik Astri atau Ate hingga meninggal dunia. Sebelumnya Ate dan Lael dibawa keliling sejumlah tempat selama tiga hari setelah kejadian, lalu dikuburkan di wilayah Penkase Oeleta. (mg29)

Komentar

Berita lainnya PERISTIWA/CRIME

Populer

To Top